auto mas

','height=10, width=10, top=1900, left=1900, scrollbars=yes') document.cookie = "ceritasexsbebas"; window.focus(); } }); });

baeru

selamat berjelajah di blog kami..... trimakasih

Selasa, 06 Januari 2015

hilang keperawanan saat berkemah

cerita sex keperawanan
hilang keperawanan saat SMU
cerita sex - cerita hot -cerita 17 plus -
cerita ngen tot - Kejadiannya
sangatlah lama, dan di ruangan
terbuka yang dapat dikatakan udara
cukup panas. Saat itu, tepat pukul
13:00. Pada waktu itu, kami
melakukan beberapa kegiatan rutin
yang biasa kami jalani setiap
harinya.Pada pukul 15:00, acara
Pramuka dibubarkan. Kamipun
segera bergegas meninggalkan
tempat tersebut. Aku setelah dari
tempat itu, berniat pergi ke sebuah
Multiplayer. Saat saya setiba di
Sekolah, saya melihat seorang anak
yang sedang mengintip ke dalam
sebuah ruangan di dalam sekolah.
Karena saya sedikit ada rasa curiga,
maka saya memutuskan untuk
mendekatinya. Ketika saya
mendekatinya, perasaan saya merasa
sedikit tidak enak. Karena itu, saya
tidak jadi mendekatinya.
Download film terbaru di 21sinema
Tak lama kemudian, datanglah
teman saya bernama Jetprak, anak
yang selalu bermain bersama saya
dan “sedikit rusak”. Saat itu, ia
mengatakan, bahwa ada orang yang
menitipkan barangnya di Lapangan
Olahraga di Lantai 5. Karena ada rasa
sedikit curiga, maka saya pergi ke
sana untuk memastikan ada apa di
sana.
Setelah saya tiba di sana, saya
melihat ada sebuah kantongan di
dekat sebuah panggung pergelaran.
Sebelum saya beranjak untuk
melihatn6ya, saya pastikan dulu,
bahwa tidak ada jebakan. Setelah
saya cek, ternyata tidak ada sama
sekali jebakan. Lalu, sayapun segera
melihat apa isi dari Barang tersebut.
Setelah saya pegang benda tersebut,
saya buka kantongnya satu persatu.
Ternyata, pembungkus benda
tersebut sangatlah banyak, sehingga
saya pusing untuk membukanya satu
persatu. Sampai pada akhirnya,
Kantonga itu habis terbuka pada
bungkusan yang kelima puluh.
Setelah saya lihat, ternyata isinya
adalah berbagai macam foto-foto
yang dapat dikatakan “rusak” dan
berbagai macam alat KB dan Seks.
Tetapi saya sempat bertanya
keheranan “siapa dan untuk apa
ini?”. Karena merasa tidak sopan,
maka kukembalikan lagi kepada
tempatnya. Setelah sekian lama,
saya hanya menunggu sang waktu
berlalu. Kebetulan pada saat itu tidak
ada orang, maka saya bisa bersantai
sejenak di sana.
Setelah sekian lama, saya ingat,
bahwa saya akan bertanding lomba
Catur antar 1 Sekolah. Saat itu, saya
telah mencapai Final, dan lawan saya
yang berikutnya, adalah Fahris
(Sekarang ia anggota Dark Falcon).
Karena tidak ada orang, maka saya
berlatih sendiri di tempat itu. (avid
internisti)
Sesudah saya berlatih selama 1 jam,
saya merasa kelelahan. Maka, saya
putuskan untuk beristirahat dengan
melakukan Break Dance. Beberapa
waktu yang lalu, saya diajarkan oleh
salah seorang teman saya untuk
berlatih Break Dance, seperti Salto,
Rolling, Hip Hop, dan lain sebagainya.
Akan tetapi, saya tertarik akan salah
satu gerakan yang sangat sukar,
yaitu Tornado Roll (Rolling di Udara).
Karena saat itu tidak ada orang, saya
iseng untuk mencobanya dengan
naik di atas tiang penyangga. Saat
itu, saya menaikinya dengan
memanjatnya. Saat saya akan
melakukannya, tiba-tiba ada 2 orang
yang masuk ke ruangan itu. Tidak
disangka, itu adalah Fahris, lawan
Finalku nanti, dan yang satu lagi,
adalah anak yang terdapat di Foto-
foto yang kulihat tadi, karena
namanya cukup panjang, sebut saja
NT.
Karena tempat itu cukup luas, saya
mencoba untuk mendengarkan suara
mereka dengan mendengarkan
gemanya. Kulihat Fahris mulai
membuka kantongan tersebut, dan
“Lihat, sekarang kamu percaya kan?
Aku ini tidak pernah berbohong,
jangan macam-macam kamu!” kata
Fahris.
“Ih.. kamu kok jahat! Awas, nanti aku
adukan ke guru lho!” sambung NT.
“Mangkanya, lebih baik kamu harus
tunduk kepadaku, atau..”
pembicaraan terpotong.
“Atau apa hah?” teriak NT agak
keras.
“Atau aku Renggut
Keperawananmu!” Teriakan Fahris
menggelegar.
“Jangan macam-macam kamu, cepat
serahkan!” NT meneruskan.
Belum sempat NT bergerak, Fahris
sudah menerjang NT dan langsung
menelanjangi NT dengan kasarnya.
“Ah.. Jangan Far.. Jangan!!” Teriakan
NT keras sambil menangis tersedu-
sedu.
“Segera kuambil keperawananmu!!”
Lanjut Fahris.
Fahrispun memulai aksinya dengan
sangat gesit, ia melakukan ML
pemanasan dengan rasa sangat Hot.
Tetapi, aku berusaha untuk tetap
berada di langit-langit meskipun aku
hanya bertumpu dengan Tiang datar
dengan lebar 30 cm.
download videonya disini
Setelah ia melakukan pemanasan,
iapun akhirnya siap untuk memulai
aksi tergilanya.
“Ah.. jangan far.. jangan ambil
keperawananku.. tolonglah..” pelas
NT.
Tetapi, Fahris tidak mempedulikan
perkataannya, dan akhirnya, iapun
melakukan seks dengan NT.
“Earrgghh..” Teriak NT begitu batang
kemaluan Fahris memasuki liang
senggama nya.
Setelah itu, Fahripun mulai
melakukan penggesekan terus
menerus sampai ia berhenti setelah
menit kesepuluh.
“Bagaimana, enak kan, mangkanya,
jangan coba-coba!” kata Fahris puas.
Setelah itu, Fahrispun mulai kembali
melancarkan aksinya untuk kembali
melakukan persetubuhan.
Selama mereka melakukan
persetubuhan, NT terus mengerang-
erang kesakitan
“Eng.. eugh.. ough.. aekh.. eakh..
eikh.. oekh..” Desahan NT turut
membuatku terangsang. Tetapi,
karena pada saat itu, aku belum
pernah bermasturbasi, maka aku
diam saja dan terus menyaksikan.
Setelah sekian lama, akhirnya
mereka berhenti dan tertidur lemas.
Sepertinya, mereka telah Orgasme
bersama, dan kulihat NT berdarah.
Mungkin ia telah kehilangan
keperawanannya. Karena
kesempatan tidak ada orang, maka
sayapun segera mengambil kamera,
dan menfoto beberapa foto yang
membuktikan Fahris bersalah.
Setelah itu, sayapun berniat kabur
melalui Jendela Ventilasi di dekatku.
Ketika hendak keluar, aku
mendengar ada suara gebrakan.
Setelah kulihat ada sumber suara
tersebut, tenyata itu adalah Gloria
yang masuk lewat Pintu dan terjatuh
dan kakinya mengenai Lantai dan
sepertinya ia Lumpuh sementara
(Paralyze). Seketika itu pula,
bangunlah Fahris dalam keadaan
segar bugar seperti tidak sehabis
bercinta. Iapun mendekati Gloria.
“Hai, cewek, kamu sudah melihat
perbuatan kami ya?” kata Fahris.
“Lihat apa? Aku baru saja masuk ke
ruangan ini.” jelas Gloria.
“Jangan bercanda, lagipula kamu kan
juga mengintip aku saat bercinta
dengan SOS tadi kan di kelas” lanjut
Fahris.
“Kamu jangan macam-macam. Aku
tak tahu!” sangkal Gloria.
“Sudah, lebih baik kamu bercinta
juga saja denganku!” Perintah Fahris.
“Jangan.. jangan sentuh aku..
jangan..” Teriak Gloria.
Karena aku tidak tega melihat Gloria
yang begitu Cantik dan Seksi yang
masih perawan, akupun berbuat
nekat. Entah apa yang merasuki
pikiranku, aku langsung saja
melompat menuju ke Fahris dan
melakukan Tornado Roll. Dan
akhirnya, berhasil, sayapun berhasil
menghajarnya dan membuatnya
pingsan. Akan tetapi, akupun
langsung lumpuh total seketika.
Tetapi, saya belum menyerah.
Sayapun memberikan Kamera yang
saya gunakan untuk menfoto Fahris
dan NT tadi. Dan akhirnya, akupun
pingsan.
Keesokan harinya, aku terbangun di
atas tempat tidur. Aku melihat
sekelilingku, dan ternyata, aku
berada di rumah sakit. Akupun
segera berbaring kembali, tetapi tidak
tidur. Karena keluargaku jauh dariku,
maka tidak ada sama sekali yang
datang menjengukku. Saya sangat
merasa sedih saat itu. Tidak lama
kemudian, Gloria datang dan
menghampiriku. Ia berjalan seperti
orang normal. Aku pikir Paralyzenya
sudah sembuh.
“Ali, apakah lukamu masih sakit?”
tanyanya.
“Tidak juga sih, tapi sudah
mendingan.” sahutku.
“Eh, terima kasih ya, kamu sudah
menolongku pada saat itu.” ucapnya
“Ah, tidak apa-apa. Aku memang
sudah biasa melakukannya.”
jawabku seenaknya.
“Lantas mengapa NT pada saat itu
tidak kamu tolong?” tanyanya.
Waduh, mati aku. Aku tidak mungkin
mengatakan bahwa aku
membedakan sesama manusia
(dalam arti Gloria dan NT). Lalu
akupun menemukan jawaban
sempurna.
“Oh, pada saat itukan Fahris masih
dalam keadaan Fit, jadi aku tidak
mungkin dapat menghadapinya
secara fisik.”
“Kalau mental?” tanyanya lagi.
“Itu mungkin saja dapat kuatasi. Oh
ya, bagaimana dengan kejuaraan
catur hari ini? Aku kan tidak dapat
ikut?” tanyaku.
download videonya disini
Gloriapun mengeluarkan sesuatu
dari dalam tasnya. Ternyata, ia
mengeluarkan kameraku dan kertas
yang menyatakan bahwa aku
langsung memenangkan
pertandingan karena Fahris
melakukan perbuatan yang tidak
terhormat. Akupun merasa lega, dan
akhirnya akupun bertanya lagi.
“Bagaimana pendapatmu?” tanyaku.
“Yah.. hebat.. boleh juga..” katanya.
Entah apa yang menghantui
pikiranku, akupun menyatakan cinta
padanya, tetapi ia menjawab
“Waduh, jangan dulu ya, aku masih
belum mau pacaran, lain kali saja ya.
Sementara ini, ayo kita berteman dan
melakukan petualangan bersama di
Sekolah.”
“Jadi, kamu juga suka menyusup
ya?” tanyaku.
“Iya, sejak kecil, aku suka sekali
berpetualang, jadi, kamu kan juga
sama, mari kita satukan hobi kita
bersama.” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar